Kaos Kerah, Asal Usul hingga Konsep Model

Seputar Kaos Kerah

Kami adalah Kaos Kerah di Jakarta, Kami sudah berpengalaman selama lebih dari 5 tahun dalam proses pemanufakturan, kami dapat memberikan saran kepada Anda sebagai klien kami terkait pemilihan bahan yang cocok, pemilihan aplikasi desain bordir yang disesuaikan dengan warna bahan, serta pemilihan desain kaos kerah yang cocok untuk kebutuhan Anda. Anda tidak perlu repot – repot untuk memesan kepada kami, silahkan hubungi kami maka kami yang akan mendatangi anda; untuk pemesanan silahkan hubungi disini

kaos kerah
kaos kerah

Asal Usul Kaos Kerah ?

Lihatlah didalam isi Lemari Pakaian anda, pasti anda akan menemukan pakaian yang sudah tidak asing lagi, itulah sebutannya, Kaos yang satu ini pasti dimiliki semua orang, baik muda tua, lelaki maupun perempuan, kegunaannya yang dapat digunakan sebagai pakaian formal maupul semi formal, menjadikan kaos kerah dipilih untuk dipakai baik dalam kegiatan sehari – hari maupun untuk bekerja dikantoran, akan tetapi tahukah kamu asal dari penemuannya ?

Konsep Mula Kaos Kerah

Kaos yang yang saat ini banyak digunakan konsep dasarnya adalah berasal dari ruff atau bulu-bulu yang sering digunakan di leher. Ruff berfungsi untuk melindungi bagian tepi busana di daerah leher dari keausan.

Pada awal 1800-an kerah besar dan kaku semakin ekstrim hingga menimbulkan bahaya karena tajam dan melukai telinga. Bahkan hingga akhir 1902, HG Wells mengeluh bahwa kerah yang terbuat dari kain yang kaku membuat sakit leher dan meninggalkan bekas merah di bawah telinga. Konsep baju berkerah seperti buatan POLO, sebenarnya bentuk kerah yang terbalik. Pada 1929, René Lacoste menciptakan “kemeja tenis” dengan kerah terbalik untuk mencegah sengatan matahari pada leher.

Mengganti ruff juga lebih ekonomis daripada mengganti keselurahan. Seperti pernyataan mode paling populer, orang-orang mulai bersaing satu sama lain menggunakan versi paling ekstrim dari ruff. Ruff pun berkembang menjadi semakin besar dan terbuat dari bahan yang kaku, hingga menyulitkan pemakainya untuk bergerak.

Author : Diolah oleh penulis dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *